Pengaruh Konseling Behavioral dengan Pemberian Reinforcement Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMP
DOI:
https://doi.org/10.57008/jjp.v3i01.388Keywords:
Konseling Behavioral, Reinforcement, Motivasi BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling behavioral dengan pemberian reinforcement terhadap peningkatan motivasi belajar siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VII SMP yang memiliki motivasi belajar rendah, dan berintelegensi rendah dibuktikan dengan tes intelegensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling behavioral dengan reinforcement positif dapat memberikan dampak positif bagi siswa, diantaranya siswa lebih tertarik pada pelajaran, memiliki perhatian pada pembelajaran, berkonsentrasi. bersedia mengerjakan tugas.
References
Ahmad, A. R, Sayyidatul, K. (2018). Faktor-Faktor yang mempengaruhi rendahnya motivasi belajar siswa kelas XI. Jurnal At-Taqaddum, 10(1). 69-80.
Alwisol. (2009). Psikologi Kepribasian. Malang: UMM Press.
Dimyati dan Mujiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Febianti, Y, N. (2018). Peningkatan Motivasi Belajar dengan Pemberian Reward and Punishment yang Positif. Jurnal Edunomic, 6(2), 93-102.
Indayani. A, Sedayanasa. G, Antari. N. N. M. (2014). Penerapan Konseling Behavioral dengan Penguatan Positif sebagai Upaya untuk Meminimalisasi Perilaku Membolos Pada Siswa Kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Ajaran 2013/2014. E-Journal Undiksa Jurusan Bimbingan Konseling. 2(1).
Iskandar. (2012). Psikologi Pendidikan Sebuah Orientasi Baru. Jakarta: Referensi
Moslem, M. C, Komaro. M, Yayat. (2019). Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran aircarft drawing di SMK. Journal of Mechanical Engineering Education, 6(2), 258-265.
Muhibin, S. (2013). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Rohaniah. (2020). Penerapan metode konseling behavioral guna meningkatkan kedisiplinan belajar pada siswa kelas VIII. 3 SMP Negeri 1 Praya Tahun Pelajaran 2018/2019. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan. 4(1). 133-141.
Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sukmadinata. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suwanto, I. (2016). Konseling Behavioral Dengan Teknik Self Management Untuk Membantu Kematangan Karir Siswa SMK. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia. 1(1). 1-5.
Usman, M.U. (2006). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





